
SIDOARJO — Dugaan tindak kekerasan yang disertai hilangnya sejumlah barang pribadi dilaporkan terjadi di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Peristiwa tersebut dialami Rudianto Budi Istiono pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.
Kejadian bermula ketika Rudianto bersama ayahnya, Musai’in, mendatangi kawasan Warkop JBA Frontage Gedangan untuk mengambil sepeda motor Honda Vario Techno 110 miliknya yang sebelumnya diparkir di lokasi tersebut.
Sebelum mengambil kendaraan, keduanya melihat sekelompok orang yang tidak dikenal sedang berada di sekitar lokasi. Kelompok tersebut diduga tengah mengonsumsi minuman keras dan membuat keributan.
Rudianto dan ayahnya kemudian memilih menunggu sampai kelompok itu meninggalkan lokasi. Namun, saat hendak mengambil sepeda motor, kelompok tersebut kembali datang sehingga terjadi perselisihan.
Cekcok yang terjadi disebut berujung pada dugaan pemukulan terhadap Rudianto. Korban diduga mengalami pukulan di bagian mulut dan dada.
Setelah kejadian tersebut, Rudianto berusaha meninggalkan lokasi dengan tujuan pulang ke rumahnya di kawasan Jalan Manggis, Gedangan. Namun, saat berada di sekitar Lapangan Persepam, korban kembali bertemu dengan kelompok yang sebelumnya terlibat perselisihan.
Dalam pertemuan tersebut, Rudianto diduga dihentikan dan mengalami upaya perampasan. Korban kemudian berlari meninggalkan lokasi guna menghindari situasi yang dianggap membahayakan.
Sepeda motor dan tas selempang Rudianto pun tertinggal. Setelah keadaan mulai aman, korban kembali mencari kendaraannya. Sepeda motor tersebut akhirnya ditemukan di sebuah tempat tambal ban di wilayah Gedangan.
Sementara itu, tas selempang milik korban tidak ditemukan. Berdasarkan keterangan korban, tas tersebut berisi telepon seluler Redmi Note 15 serta dompet yang menyimpan KTP, SIM, dan STNK.
Atas kejadian tersebut, laporan kemudian disampaikan kepada pihak kepolisian. Petugas melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan dari sejumlah saksi dan mengumpulkan informasi mengenai kejadian.
Polisi juga masih berupaya mengungkap identitas orang-orang yang diduga terlibat serta mendalami rangkaian peristiwa sejak awal terjadinya perselisihan hingga barang milik korban diketahui hilang.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi belum menyimpulkan secara keseluruhan pihak yang bertanggung jawab atas dugaan penganiayaan maupun hilangnya barang milik korban.